Minggu, 16 Desember 2012

ROCK CLIMBING

ROCK CLIMBING

Dalam dunia panjat ada dua istilah : Rock climbing dan Wall climbing
ROCK CLIMBING adalah melakukan pemanjatan di tebing sungguhan (alam)
WALL CLIMBING adalah melakukan pemanjatan di tebing buatan.

 Wall Climbing
 Rock Climbing


















 PERLENGKAPAN PANJAT TEBING
1. SEPATU PANJAT
Sepatu merupakan peralatan dasar untuk memanjat tebing, merknya bermacam-macam dan harganya juga berfariasi. Sepatu panjat ini mempunyai 3 jenis sol karet yaitu :
a Jenis Hard. Biasanya di gunakan di tebing yang keras
b Jenis Soft. Di pakai di tebing buatan.
c Jenis Medium sama dengan Soft digunakan di tebing buatan.

2. TALI KERNMANTEL
Tali kermantel ada dua jenisnya tali dimamik dan tali static.
• Tali dinamik inilah yang biasa di gunakan urusan manjat-memajat. Dinamakan dinamik karna tali sifatnya lentur atau melar, yang di perlukan untuk menahan si pemanjat jika jatuh.kelenturan tali berkisar 5-20% pada berat maksimum, warna tali biasanya mencolok.
• Tali static biasanya digunakan untuk turun ( rappelling ), dengan kelenturan 2-5% pada berat maksimum, sifatnya cendrung kaku dan warnanya biasanya putih atau hijau.

3. WEBBING
webbing sering di sebut tali pipih dan jenisnya ada dua tubular dan non tubular. Akhir-akhir ini webbing sudah di bentuk menjadi kesatuan yang kompak ( harness ). Webbing atau harness berfungsi untuk menahan berat tubuh pemanjat pada saat terjatuh, alat ini di ikatkan pada pemanjat sehingga saat jatuh tidak mematahkan pinggang si pemanjat.

4. DESCENDEUR ( ALAT BELAI )
Alat ini di gunakan untuk mengontrol laju tali, sedang yang memakainya di namakan Belayer ( berada di bawah ) yang menjamin keselamatan si pemanjat apabila terjatuh. Alat belay mempunyai banyak jenis di antaranya Figur of Eight yang mempunyai bentuk angka 8.






5. CARABINER ( CINCIN PENGAIT )
Carabiner berfungsi sebagai penghubung antara tali dan pemanjat. Bentuknya menyerupai huruf D, Ada dua carabiner yang di gunakan oleh pemanjat, Screw Gate ( kunci berulir ) dan Screw non Gate ( kunci tidak berulir ). Carabiner yang aman harus mampu menahan berat 2200 kg pada saat pintu tertutup dan 1200 kg pada saat pintu terbuka dengan posisi poros yang panjang. Sedang pada posisi poros pendek mampu menahan 600 kg.

6. CHALK BAG ( KANTONG KAPUR )
Tempat bubuk magnesium carbonate carbon ini berfungsi tangan tetap kering sehingga cengkraman tanga pada poin panjat lebih kuat.
7. QUICKDRAW ( PENGHUBUNG DUA CARABINER )
Carabiner satu di hubungkan ke tali pemanjat sedang yang satunya lagi di kaitkan pada papan panjat.

8. HELM
Untuk melindungi kepala pemanjat dari bentura dan runtuhan batu dari atas.
9. PITON
Piton adalah sepotong logam yang sebagai berfungsi sebagai pasak di celah tebing batu. Piton ada dua jenis yaitu piton dari baja kromoli ( baja keras ) dan baja lunak. Piton baja kromoli dapat menahan beban seberat 2000 kg. kesempurnaan piton terletak pada posisi keetika menahan beban atau tarikan tali, mata piton harus ada di bawah. Tipe piton terdiri piton belah
dan piton siku dari kedua piton ini di bagi lagi menurut bentuk batu yang akan di lewati.



10. PALU
Palu berfungsi sebagai pemukul piton, bagian yang runcing sebagai pembersih dinding batu dari bebatuan lepas, tanah atau tumbbuhan. Bagian kepala palu sebagai pemukul pinggiran batu yang tajam.
Aba-aba Internasional yang sering di gunakan dalam pemanjatan tebing :
On belay : saya akan memanjat, apakah belaying sudah siap?.
Belay on : Saya sudah siap.
Climbing : Saya mulai memanjat.
Climb : Silahkan memanjat.
Slack/Losse : Kendorkan tali.
UP rope : Tali terlalu kendor.
Falling : Saya jatuh, mohon tali belaying.
Rock : Ada benda keras yang jatuh.




SUMBER : http://man-sampang.blogspot.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar